Posted by: Timun on: Desember 1, 2008
They say time could heal my broken heart
But still, I have to have all the pieces
Right?
Give …
Oh give me back all the pieces
Sesekali boleh ko’ kita punya kebebasan, tidak menghiraukan hiruk-pikuk sekeliling kita…..Yakin terhadap ayunan langkah agar tidak mudah tersandung, karena patri bayk kerikil tajam yang siap menghadang…ciehhh maksudnya apa sih nih??…….. Setiap orang butuh teman khan….
Yang penting Mendekatkan diri kepadaNya agar mendapatkan yang terbaik, thax…..
cara nyaman saat broken heart menurutku ya nggak perlu minta2 hati yg dicuri itu, buang2 waktu saja *menurutpengalamankudulu* … dan tambah teriris2 hati inj , yang pasti masih ada seseorang yg terbaik buat kita di luar sana , lebih baik dr orang yg nyuri hati itu
1 | Timun
Desember 1, 2008 pada 3:17 pm
Ahh begini ini susahnya jadi perempuan. Kayanya menyalahkan orang lain dan menunggu uluran tangan jadi patokan buat menyembuhkan.
Mungkin pada mikir, betapa desperate dan ‘murahan’ nya diri ini sampe majang2 no telp segala hehehe. Ok, kuakui, aku butuh temen, and a perfect stranger kayanya bagus buat kesehatan dan kecantikanku halah! Berlebihan. Terus terang saja, lingkunganku saat ini begitu kurang ‘bersahabat’ and aku butuh lingkungan baru. Tapi, tentang no hape ituh, pada awalnya hanya sekedar simbol, bahwa aku ready to move on.
I guess I was wrong. I am stuck! Phew!